blog

Jumanji Versi Kekinian, Ternyata Lebih Modren Dari Film Lamanya

Hi para pencinta film, baru-baru ini kalian pasti tahu donk ada satu film Hollywood yang lagi booming banget. Film ini berjudul Jumanji. Pasti kalian sudah pernah donk dengar judul dari film ataupun kalian mungkin sudah menontonya.

Bagi kalian yang sudah menontonnya gimana menurut kalian tentang jalan ceritanya, keren banget kan guys. Mimin sih suka banget nontonnya walaupun sedikit berbeda dari versi lamanya. Tapi tetap keren apalagi ada si abang The Rock. Jadi membuat suasana film makin keren. Eeh ada yang tahu gak kalau film Jumanji ada versi lamanya?

Kalau kalian pernah nonton versi lamanya berarti ada dua kemungkinan yaitu kalian sudah tua hehe.,, Kemungkinan yang kedua masa kecil kalian cukup keren. Kenapa mimin bilang keren? Ini dikarenakan masa kecil kalian sudah disuguhi petualangan di dunia lain. Oleh karena itu, sekarang mimin mau membahas tentang film Jumanji ini.

Film Jumanji Pada Awalnya

Jumanji adalah sebuah papan permainan yang mengharuskan para pemain melangkah dengan bidak dengan menggulirkan dadu. Sebenarnya permainan ini hampir mirip dengan ludo ataupun ular tangga. Namun seorang sutradara film yang bernama Joe Johston membuat film yang cukup keren dengan permainan Jumanji ini. Sehingga membuat film ini menjadi cukup terkenal.

Film thriller-fantasi Amerika Serikat tentang Jumanji ini dibuat pada tahun 1995. Tenyata juga film ini diambil berdasarkan novel yang ditulis oleh Chris Van Allsburg pada tahun 1981.

Ceritanya adalah tentang seorang anak yang bernama Allan Parish yang diperankan oleh Robin Williams. Ia menemukan permainan Jumanji dipabrik ayahnya dan kemudian membawanya pulang. Sesampainya dirumah ia mencoba memainkannya. Awal permainan ketika dadu digulirkan muncul sekelompok kelelawar dari papan Jumanji tersebut.

Selanjutnya ketika ia mencoba memainkannya lagi malah ia yang tertarik masuk kedalam permainan tersebut dan ia pun terkurung selama 26 tahun didalam permaiana Jumanji itu. Selanjutnya kalian harus menontonnya sendiri ya hehe.

Film ini didukung oleh pemain-pemain ternama, seperti Robin Williams, Kirsten Dunst, Bradley Pierce dan Bonnie Hunt. ( Ini yang versi lama)

Jumanji Versi Kekinian

Nah, kalau Jumanji versi 1995 adalah film keluarga, yang ini adalah film remaja tapi bisa juga sih ditonton bareng keluarga karena dalam film ini banyak mengandung tawa yang bisa membuat kita gak bosan.

Dalam versi ini kita akan menyaksikan kelakuan para aktor seperti si kutu buku, Spencer (Alex Wolff); si atlet, Fridge (Ser’Darius Blain); si cewek populer, Bethany (Madison Iseman); dan si pemberontak over-achiever, Martha (Morgan Turner) yang dipertemukan pada ruangan hukuman. Mereka melakukan kesalahan yang menyebabkan mereka harus terkena hukuman dan dikumpulkan pada satu ruangan yang sama.

Hukuman yang harus jalani adalah mencabuti stapler ( hekter) dari majalah-majalah lama untuk didaur ulang. Pada saat mereka merasa bosan inilah Fridge menemukan sebuah konsole game jadul yang bernama Jumanji.

Yah, karena didorong rasa penasaran yang begitu besar kemudian mereka memutuskan untuk memainkan game tersebut dan sudah bisa ditebak mereka semua tersedot dalam game tersebut.

Setelah mereka tersedot kemudian mereka berubah menjadi karakter baru seperti, Spencer berubah menjadi Dr. Bravestone (Dwayne Johnson), seorang arkeolog yang memiliki otot raksasa dan kemampuan fisik yang luar biasa. Fridge berubah menjadi Moose Finbar (Kevin Hart), seorang ahli binatang sebagai sidekick Dr. Bravestone.Martha berubah menjadi Ruby Roundhouse (Karen Gillan), seorang ahli beladiri. Dan Bethany berubah menjadi Professor Sheldon Oberon (Jack Black) seorang kartografer. Selanjutnya apa yang terjadi dengan mereka? Tonton sendiri ya guys. hehe…

Jalan Cerita Yang Sedikit Berubah

Keputusan Sony untuk me-reboot ulang Jumanji adalah salah satu keputusan yang baik. Film yang dibintangi Robin Williams tersebut adalah salah satu warisan pertengahan 1990-an yang termasuk dalam film klasik.

Jumanji tidak hanya mempersembahkan sebuah kisah drama remaja yang baik namun juga sebuah petualangan fantasi yang sangatlah unik. Pada masanya dulu, visual efek yang dihadirkan Jumanji adalah sebuah hiburan tingkat tinggi.

Penulis naskah Jumanji versi baru, dengan sub-judul Welcome To The Jungle, tidak ingin melakukan hal yang sama. Chris McKenna, Erik Sommers, Scott Rosenberg dan Jeff Pinkner sebagai penulis skripnya mengolah Jumanji yang baru sebagai sebuah film petualangan dengan balutan komedi yang kental. Setup yang dipilih memang tidak menantang dan isi filmnya juga gak sedalam versi 1995, tapi Jumanji versi baru ini tetap saja menghibur dan bahkan menghipnotis penontonnya.

Alur Ceritanya Gampang Ditebak

Mereka merubah permainan papan Jumanji menjadi vidio game dan hasilnya sungguh diluar dugaan. Salah satu kelemahan dari Jumanji versi 2017 sudah jelas terletak pada plotnya. kamu sudah bisa menebak langsung akhir ceritanya dari jauh. Tentu saja semua karakter protagonisnya akan belajar dari petualangan yang mereka alami bersama.

Disepanjang perjalanan, para remaja ini akan mengetahui kekurangan dan kelebihan mereka. Jeniusnya,  ada berbagai “avatar” yang berbeda dengan bentuk mereka yang asli, disini kita juga akan mendapatkan berbagai macam lelucon yang seru dan akan membuat kalian betah berlama-lama untuk menontonnya.

Jake Kasdan yang sukses dengan film-film komedinya seperti ‘Bad Teacher’ dan ‘Sex Tape’ tahu benar bagaimana mengeksploitasi aktor-aktornya untuk membuat penontonnya tertawa. Termasuk Dwayne Johnson yang sudah tidak diragukan lagi comedic timingnya.

Dia adalah salah satu aktor Hollywood yang tidak hanya bisa melakukan berbagai adegan akrobat yang berbahaya namun juga berbagai macam dialog-dialog nyeleneh yang mengundang tawa.

Kevin Hart disini juga tidak tampil mencolok. Dia tahu bahwa Jumanji adalah ensemble piece dan ketika karakternya harus tampil gila-gilaan, Hart dapat mengambil spotlight itu dengan mudah.

Karen Gillan juga termasuk aktris yang serba-bisa. Dia bisa tampil sangar seperti dalam Guardians of the Galaxy tapi ia juga tak takut untuk tampil bodoh seperti yang ia lakukan dalam serial tv ‘Selfie’. Disini ia tampil percaya diri sekaligus memiliki jiwa yang rapuh dan memiliki keinginan untuk menunjukkan kemampuannya dalam berlaga.

Dalam film ini ia benar-benar terlihat mengggemaskan dan menjadi sumber tawa yang tak terkalahkan. Adegan ke toilet bersama Dwayne Johnson dan Kevin Hart adalah alasan kenapa tiket untuk menonton Jumanji sama sekali tidak mubazir.

Tatapannya itu loh waktu menatap Alex/Seaplane (Nick Jonas) yang bisa membuat kita tertawa terbahak-bahak. Jumanji versi baru memang lebih mengedepankan kilau dan bling daripada drama.

Tapi dibandingkan dengan reboot-reboot yang hadir tahun ini (ingat The Mummy?), ‘Jumanji: Welcome To The Jungle’ adalah sebuah hiburan keluarga yang sangat menyenangkan. Ini adalah awal yang sangat menjanjikan.

Apa Sih Bedanya Jumanji Versi Lama Dengan Yang Baru?

Kalau kalian pernah menonton Jumanji versi lama kalian pasti tahu letak perbedaannya. Tapi bagi yang belum nonton mimin bakal kasih tahu deh. Yah, itung-itung sekalian nostalgia.

Bukan Permainan Papan

Seperti yang sudah kita bahas diatas bahwaJumanji: Welcome to the Jungle akan menampilkan sesuatu yang berbeda dari film pertamanya,yaitu dengan menawarkan properti modern. Menceritakan kisah petualangan empat siswa SMA yang tidak sengaja menemukan sebuah console video game yang sudah usang dan tua di sebuah gudang.

Lalu, mereka langsung mencoba memainkan game tersebut, pertama masing-masing dari mereka harus memilih karakter mereka sendiri. Setelah itu, tiba-tiba mereka langsung ditarik ke dalam permainan tersebut yang berlokasi di sebuah hutan permainan. Dan secara langsung berubah menjadi avatar dewasa seperti yang mereka pilih.

Sesuai dengan genre nya yaitu action adventure comedy, mereka tidak hanya masuk ke dalam permainan Jumanji tetapi harus melakukan petualangan dan tentunya akan menghadapi tantangan dan rintangan yang berbahaya.

Mereka juga harus menemukan apa yang pernah Alan Parrish (Robin Williams) tinggalkan pada 20 tahun silam dan mengubahnya, jika tidak mereka akan terjebak di dalam permainan itu selamanya, sampai dimainkan kembali oleh orang lain tanpa jeda. Selain itu, mereka diceritakan memiliki 3 ‘nyawa’ dengan tanda berupa tato di bagian lengan dan mereka juga akan mati pada titik tertentu, yang tentunya mengurangi jumlah nyawa mereka.

Sedangkan, Jumanji 1995 mengisahkan papan permainan yang dapat mengeluarkan berbagai macam binatang, tanaman, banjir bahkan makhluk-makhluk aneh masuk ke dunia nyata, diikuti dengan ancaman yang buruk serta menimbulkan malapetaka. Dengan hanya melempar 2 dadu, berikutnya akan muncul sebuah pernyataan yang harus mereka selesaikan dan mengeluarkan makhluk aneh ke dunia nyata.

Perubahan Bentuk Fisik

Sebelum memainkan console video game Jumanji, wujud dari fisik mereka masih normal seperti biasa. Namun, ketika mereka masuk dan terperangkap ke dalam permainan, bentuk fisik mereka secara otomatis berubah menjadi avatar yang mereka pilih dalam permainan tersebut.

 

Seperti Spencer menjadi Dr. Smolder Bravestone (Dwayne Johnson), ia bertubuh besar, berotot dan memiliki pukulan yang sangat kuat, Fridge menjadi Franklin “Moose” Finbar (Kevin Hart), berbeda dengan Spencer, ia memiliki badan yang kecil dan lambat, kemudian Martha gadis pemalu menjadi Ruby Roundhouse (Karen Gillan), perempuan memiliki kemapuan bertarung yang hebat dan yang terakhir Bethany menjadi Professor Shelly Oberon (Jack Black), gadis cantik yang terperangkap dalam tubuh laki-laki gendut. Selain itu, ada Nick Jonas yang berperan sebagai Alex. Di film pertama karakternya tetap sama, hanya binatang dan makhluk-makhluk aneh yang masuk ke dunia nyata.

Rintangan Yang Berbeda

Jika dalam film Jumanji 1995, para karakternya mendapatkan rintangan hanya dari binatang, tumbuhan, makhluk-makhluk aneh dan juga banjir yang terjadi di dalam rumah dan di sekitar kota. Kini, versi terbaru Jumanji dimana para karakternya di bawa masuk ke dalam hutan luas dan bukan hanya binatang juga makhluk-makhluk aneh yang akan mereka jumpai dan hadapi seperti dalam film pertama.

Melainkan, akan berhadapan dengan sekelompok orang yang menggunakan kendaraan bermotor dengan senjata yang mereka bawa. Di sini lah kisah mereka akan dimulai dan harus bertahan dari kejaran musuh, demi mencapai tujuan yaitu titik Jumanji.

Kemampuan Dari Setiap Karakter-nya

Berbanding terbalik sebelum masuk ke permainan Jumanji, kini para karakter memiliki kekuatan dan kelemahan seperti Spencer kini memiliki sejumlah kekuatan seperti bisa memanjat, kecepatan dan kemampuan berkelahi tanpa ada kelemahan.

Franklin menjadi seorang ahli zoology, weapon valet (persenjataan) dan kelemahannya terdapat pada kue, kecepatan dan kekuatannya akan berkurang jika terkena kue. Kemudian Martha yang awalnya seorang gadis kutu buku, berubah drastis menjadi wanita nakal dan sexy yang memiliki kemampuan karate, dance fighting dan aikido, kelemahannya pada venom.

Dan Bethany yang sebelumnya seorang cheerleader menjadi seorang ahli cartographer (pembuat peta), code-breaker (pemecah kode). Kekuatan baru mereka akan digunakan untuk melawan dan mengalahkan para musuhnya.

Penghormatan Untuk Aktor Robin Williams

Robin Williams dikenal berperan dalam Jumanji 1995 sebagai Alan Parrish. Sang aktor meninggal dunia pada tahun 2014 lalu. Meskipun sebagai film reboot, Jumanji: Welcome to the Jungle ini akan tetap mengangkat tema yang sama namun menjadi film action-adventure yang sedikit berbeda.

Melansir dari Screen Rant, Dwayne Johnson mengungkapkan bahwa Jumanji: Welcome to the Jungle ini menjadi film lanjutan dari Jumanji 1995 yang telah lama menjadi film favorit para penggemar setianya. “Saya melakukan dialog terbuka dengan dua orang produser yaitu Jake dan Matt Tolmach maupun pihak studio. Apa cara kita bisa memberi penghormatan kepada film aslinya dan kepada Robin Williams dengan cara yang menyenangkan. Saya berpikir kita menemukan beberapa cara bagus untuk memberi penghormatan kepada Robin Williams, bahkan keluarganya mungkin akan senang dengan hal itu.”

Pernyataan Dwayne Johnson tadi langsung ditanggapi oleh sang produser Matt Tolmach yang membenarkan pernyataan tersebut, bahwa Robin Williams maupun karakternya dalam film Jumanji pertama menjadi tujuan utama untuk film Jumanji: Welcome to the Jungle. Matt mengungkapkan bahwa film ini menjadi penghormatan kepada Robin Williams dengan karakternya sebagai Alan Parrish dalam film Jumanji tahun 1995.

Nah, itulah sedikit penjelasan tentang film Jumanji yang kini lagi booming. Semoga kalian senang dengan artikel ini dan bagi yang belum nonton film Jumanji ini buruan nonton dijamin seru loh.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top